Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Menyerahlah

Sahabat yang bijak, menyerah memang bukan hal baik jika ini di peruntukan pada hal positif tapi menyerah bisa menjadi hal positif ketika di peruntukan bagi hal buruk.

Begini contoh sederhananya, cobalah menyerah untuk selalu menuruti kemalasan sehingga anda terhindar dari malas. Menyerahlah untuk memiliki kebiasaan bersikap buruk pada teman, pekerjaan, dan pada kebaikan.

Sehingga ketika kita menyerah untuk selalu memiliki kekuatan buruk maka kekuatan buruk itu bukan lagi milik kita.

Selamat berpikir sejenak, hehe memang agak membingungkan tapi kalau di maknai anda akan menemukanya. baiklah terima kasih menjadi pembaca setia, semoga bermanfaat dan salam ajaib.

Sobat engkau pernah kebingungan menelisik inginmu sendiri ?

cocok dengan tulisan ini sekarang :

Ia sedang terdiam setelah merapihkan pekerjaanya sebagai guru hari ini, ia tak pernah mengatur keinginan masa depanya jangankan membuat planning 1 tahun kedepan sekedar membuat jadwal satu hari pun hampir tak pernah ia lakukan karena di benaknya hidup ini mengalir saja seperti air.

Setelah menyelesaikan kuliah s1, ia di terima menjadi guru di sebuah sekolah SMP swasta dan di sanalah bermulanya ia menjalani arus seperti air mengalir tanpa memikirkan apa yang sebenarnya di inginkanya dalam bidang pekerjaan.

Ia sangat senang menjalani status sebagai guru di masa mudanya apalagi di tambah itu memberikan posisi di dalam pandangan masyarakat, minimal dirinya tak di sebut sebagai pemuda pengangguran, tapi kisah berubah 2 tahun kemudian setelah ia menikahi seorang gadis pujaanya.

Kini ia bukan hanya mengurus dirinya sendiri, dengan gaji dari sekolah berkisar Rp.400 ribu satu bulan bahkan terkadang di berikan beberapa bulan satu kali, perlahan namun pasti sikapnya yang dulu ketika muda masih memiliki idealisme berupa menjadi guru adalah pahlawan bangsa berubah lebih sering memikirkan gajinya yang tak kunjung naik.

Kini baginya bukan masalah tentang dinamika perubahan prilaku anak didiknya dari hari ke hari, persoalan itu tak penting asal tak mengganggu penghasilanya dari mengajar, bahkan ia mulai ogah-ogahan memikirkan murid yang tingkahnya semakin sulit di kendalikan.

Jika sudah seperti itu ceritanya, saya ingin bertanya ke sahabat pembaca :

Guru ini menjadi pahlawan bangsa atau penjahat bangsa ?. Tentu anda sudah bisa menilai sendiri bukan ? ^^.

Ketika kita enggan membuat impian masa depan, membuat cita-cita bertanggal, dan membuat rencana sederhana yang bisa di jalankan dalam setiap harinya  maka kita yang akan di tuntut oleh masa depan.

Masa depan itu semakin aneh bentuknya, setiap detik tentang dunia ini mengalami perubahan bukan ?. Tiada pilihan lagi untuk belajar memikirkan hal-hal seperti ini karena gambaran cerita kilas di atas suda bisa anda tangkap.

Maka coba dengarkan hati anda berbicara apa, apa yang ia inginkan jadi dirinya anda kemudian jadikan pikiran sebagai perantara keinginan hati menjadi nyata hingga impianmu berupa kebaikan bagi sesama berbuah action nyata akan usaha yang berhak di bumbuh harapan agar semuanya berjalan dengan kekuatan.

Salam Ajaib ~ Muhammad Sabili “Trainer Keajaiban”

Hidup memang selalu tak jauh dari pilihan, lagi-lagi ku tulis ya ^^.

Ketika engkau meilhat orang sukses anda boleh menunjuk orang itu dan berkata kepada diri sendiri “saya pun akan menjadi seperti dia kalau saya mengikuti cara-caranya dan kalau sahabat melihat orang hancur sahabat boleh menunjuknya dan berkata kepada diri sendiri saya juga akan seperti dia jika saya mengikuti cara-caranya”.

Semuanya kembali lagi kepada kita, mau milih yang mana ? terserah anda ^^ tapi saya yakin sahabat akan memilih meniru cara orang sukses, betulkan ?.

Baiklah sahabat, semoga sukses dunia dan akhirat bagimu .. aamiin

Tubuhnya kuyu dan layu, dengan tatapan mata yang lemas mencoba menelisik pandang kabut di depan matanya. Semua putih menyapu panjangnya jalan, menjadikan hatinya sibuk bermain tebakan terhadap sesuatu di balik pandang.

Kemudia ia merenggut dahi melihat di belakang jalan penuh dengan kotoran, sedihnya semakin menjadi-jadi lalu tiba-tiba tubuhnya terhuyun jatuh tak kuat kedua kaki menyangga hatinya yang lelah. Hanya ada muara yang menggurat dan membuat jejak di wajahnya, astaghfirullah lirihnya berucap dengan terus menyebut “Robbana dzolamna anfusana waillam taghfirlana lana kunana minalkhosirin”.

Hai sobat, apa kabar ? .. Alhmdulillah luar biasa !!

Pernahkah kita menginginkan jalan sukses, namun ketika kita sudah mengambil jalan ini untuk di jadikan lajur kita bergerak .. ehh kita berhenti di tengah jalan, dan ini yang di sebut galau dengan sukses dan akan di share di sini secara kilat ( nggak hanya petir yang mengkilat .. hehe)

Begini sob, kita belajar akan mendapatkan 90 % apabila mengatakan dan melakukan .. maka teori ini sia-sia kalau nggak di perlakukan dengan baik.

Ada kisah yang mungkin juga di antara kita mirip kisahnya, ini nyata ya ..seseorang telah mengambil keputusan untuk berhenti menjadi pegawai dan ingin menjadi pengusaha serta ia sangat yakin dengan keputusanya sehingga beberapa waktu kemudian ia mencontreng status dirinya sebagai pegawai alias keluar kerja.

Tapi beberapa minggu kemudian ia kebingungan karena ternyata nggak jadi pengusaha juga, lalu seperti orang yang hilang pendirian ia melamar beberapa pekerjaan kembali tapi sayang .. nggak ada yang nggak nolak ^^ (maksudnya dia tertolak muluu.,.).

Akhirnya kini ia bingung hidup lontang lantung tanpa status pegawai atau pengusaha.

Sahabat marilah berbijak diri, ketika mengambil keputusan kita harus mengerti bahwa keputusan itu benar-benar telah kita pahami masa depanya.

baiklah .. Salam Ajaib !!

Perhatikanlah sejenak Photo di ini :

Sahabat semua, setiap kita tergariskan untuk melaju bersama arus kehidupan dan seorang nick vuijicic tanpa lengan bahkan tungkai pun menjalani hidup dengan semangat dan membuktikan dirinya pantas memiliki masa depan yang mapan sebagai pembicara publik.

Dahulu di tengah malam nick kecil sedang berdo’a kepada Tuhan, malam semakin larut melahap cahaya dan gulita semakin pekat sedang nick makin dalam tenggelam dengan tangis harapnya di do’anya untuk tubuh yang ia miliki agar esok bisa hidup laksana manusia normal, tangan dan kakinya tumbuh lalu ia menjalani hari dengan ceria.

Hingga ia lelah dalam tangisnya tapi lagi-lagi pagi hari lengan dan kakinya tak tumbuh, hingga ia harus melewati hari berat di sekolahnya dengan selalu menyendiri terkadang memaksa bergaul walau teman yang di dekatinya justru menjauhi karena menganggapnya sebagai monster.

Saat bel istirahat berbunyi dirinya memilih bersempunyi di rerumpuan semak berharap bel masuk segera berbunyi lagi, ketika ia sedang duduk sendiri seorang kawanya berucap “nick kau pantasnya menjadi pengganjal perpustakaan saja”.

Bayangkan bagaimana nick beraktifitas dalam hidupnya, untuk membayangkan dirinya makan dan minum saja kita kesulitan apalagi aktivitas yang lebih dari itu, sungguh aktivitas hidupnya sangat berat dengan kondisi fisik seperti itu apalagi jika keadaan hatinya yang sangat sakit terlahir dengan kondisi seperti itu adanya menghantam dan meluluhkan mentalnya hingga ia di waktu kecil pernah berusaha melakukan bunuh diri.

Namun pada akhirnya kesadaran menghampirinya, ia menyadari diri akan keadaan fisiknya lalu mencoba meyakinkan bahwa ia pun memiliki kelebihan dan berhak pula mempunyai kebahagiaan hingga akhirnya menerima diri dan mulai memberanikan diri berbicara di depan umum.

Nick memilih berkarier sebagai pembicara publik karena menyadari keterbatasan fisik dan ia menemukan kebahagiaan hidup saat bisa memotivasi orang lain karena ia merasa mulai  menjadi bagian kehidupan di dunia yang bisa memberi manfaat.

Hingga kini ia menjadi pembicara publik di ranah Internasional, berkesempatan menjelajah dunia dan menolong setiap orang yang mengalami masalah mental terutama motivasi hidup.

Sungguh fisik kita lebih komplit dan jauh lebih berpotensi melakukan hal lebih dari pada nick, lalu apa kita masih mengganggap diri ini terlahir tak istimewa ? sungguh setiap kita istimewa dengan memilih jalan hidup dan mencoba bermanfaat bagi sebanyaknya manusia.

Semoga bermanfaat & Salam Keajaiban !!

Setiap kita bisa mengartikan hidup dengan makna sendiri. Hidup bisa di sebut masalah di mana kita yang hidup di tuntut berani bertemu masalah bahkan orang yang berani bunuh diri (maaf agak kasar) belum tentu berani hidup, buktinya ia mengakhiri hidupnya maka yang berani hidup terpastikan harus berani bermaslah dan mengurusnya.

Orang yang Berani hidup akan tumbuh seperti tunas yang akan meninggi lalu menjulang lebih tinggi, setiap pembaca kehidupan yang baik memiliki terkaan bagus akan keadaan di sekelilingnya. Ia mampu menyampaikan analisanya terhadap situasi atau karakter orang bahkan sebaiknya sikap yang di ambil bagi permasalahan bangsa (wahh.. keren kan ?)

Tapi sayang ketika ia terhenti hanya untuk menganalisa dan kemudian menjadi penyampai maka ia terpilih menjadi bagian pecundang dalam hidup, karena hidup menuntut pemainya menjadi sesempurna yang ia mampu dan kemampuan manusia terletak pada orientasi actionya.

Sore tadi saya menonton tayangan tv “Indonesiaku” sebelum acara orang pinggiran, bukan hanya perjalanan team memasuki gunung papandayan yang membuat saya tersihir namun lebih kepada 2 orang yang membawa petikan kacang  di panggul dengan kayu di apitkan ke dua pundak mereka, ketika di wawancarai perjalanan yang harus mereka tempuh untuk menghantarkan kacang ke pembeli atau pengampu ternyata 3 jam harus di tempuh dengan jalan kaki berarti harus 6 jam perjalanan yang di lakukan mereka untuk menghantarkan kacang dan pulang ke rumah.

Kita malu dengan cerita di atas jika sering lisan mengeluh hanya dengan aktivitas  tak seberapa bila di bandingkan kedua bapak yang harus menempuh perjalanan 6 jam setiap hari untuk menafkahi keluarga, ternyata sesekali kita butuh memperhatikan kehidupan masyarakat yang untuk memenuhi kebutuhan hidup saja sulit agar diri tak lupa bersyukur apalagi bisa membantu mereka makmur.. aamiin.

Belajar dari Hidup adalah kebutuhan kita untuk mengerti jika hidup ini lucu bahwa keinginan besar namun pemilik keinginanya memiliki keberanian yang kecil lalu akan di  mengerti banyak hal yang berlawanan dengan logika akal… tak percaya ?? Cobalah amati sekelilingmu ^^. Salam Keajaiban !!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.