Feeds:
Pos
Komentar

Tubuh ini lumayan lelah karena harus langsung datang di pengajian BKPRMI (Alhamdulillah sob..sudah ada Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid di Lampung Timur) baru datang dari metro langsung ke kamar tak seperti biasanya ^^ ,kemudian bergerak cepat menyelesaikan materi pelatihan sampai sms  ke hp berbunyi dan tertuliskan “di mana mas ?” ahh.. langsung ku tancap gas di atas motor lalu menuju tujuan pengajian.

Agak sedikit lelah memang setelah memberi training pagi itu mungkin di sebabkan kurang isitirahat di tambah pengajian malam itu yang cukup menguras tenaga karena kondisi fisik yang lelah padahal baru dari metro tapi beginilah kehidupan yang pantas di jalani pikirku karena dari kesibukan aktif di masyarakat yang inshALLOH menjadi modal di akhirat nanti.

pagi itu ku rebahkan saja tubuh ini di kasur setelah memberi pelatihan sekitar 2 jam  di sebuah sekolah SMA, kemudian 30 menit kemudian ada suara dering di balik bantal, ternyata ibu minta nelpon dan minta di jemput sepulang mengajar.

Sampai di rumah dengan membawa ibunda sayang, rupanya ibu minta di kasih motivasi, tentu hal ini merupakan tantangan tersendiri karena dia adalah “sang ibu” dan biasanya beliaulah yang memberi motivasi anaknya ini. Bil ibu kasih motivasi ! ini sedang bingung di suruh ngajar kelas 6 (ibu pengajar di SD), terasa berat rasanya seperti beban bagi ibu yang mulai menua untuk mengajar kelas 6 tungkasnya.

Tak ada pilihan ucap dalam batinku, maka sambil memasang senyum ke ibu, terapi mental mata terbuka lewat obrolan yang tak di sadari ibupun ku mainkan. Akhirnya ku sadari kebanyakan orang jika bertemu saya yang di ungkapkan hanyalah masalah dan masalah, padahal saya juga punya masalah ^^… yang nggak punya masalah artinya dirimu sedang bermasalah bos ^^. Di balik semua itu karena diri ini di kenal biasa memberi motivasi di setiap moment pelatihan dan tertemukan di balik renungan bahwa hal termahal milik Trainer adalah INTEGRITAS.

ketika dia berbicara dan mengajak orang memulai bisnis, tentu dirinya sudah harus memiliki bisnis, mengajak orang bersemangat tentu pula dirinya harus bersemangat, itulah yang di sebut integritas. Sebelum berangkat kuliah ku lihat wajah ibu di balik raut wajahnya yang kian menunjukan usia senja ada kesedihan yang mengalir di hatiku hingga bayangnya sering ku jadikan energi berkarya agar bangga memiliki anak sepertiku..aamiin.

nasihatnya yang menggetarkan hatiku hari itu adalah “gunakanlah semua KESEMPATAN”.

Semangat MANFAAT!

Iklan

Dari namanya bela diri bukan untuk menindas tapi untuk membela diri, lucunya ada yang bisa bela diri di gertak preman langsung mengkerut mentalnya (ikut workshop MOTIVATERAPIS mas kalau tentang mental mah ^^: P), kembali ke bahasan yang benar (yang di atas agak ngawur ,..hehe).

Begini, ada kisah yang bermanfaat untuk di share bersama tentang bela diri.

Ini saya tulis bukan karena saya adalah ahli karena saya sekedar pernah merasakan manfaatnya, saat pulang dari sekolah dulu ketika smp saya mengajak kawan sekelas untuk berantem dengan kakak kelas yang bener-bener sok karena menindas adik-adik kelasnya dengan memberi aturan tak ada yang boleh lewat sebuah lorong menuju kantin selain kelas 3 (jadi kami kelas 1 dan 2 harus memutar jalan).

Pada suatu hari saya bagai sang jagoan (bukan ayam : P) menggertak mereka semua di depan lorong sekolah, entah mengapa emosi saya sulit di bendung kala itu dan saya menantang kakak kelas yang sedang berkumpul di lorong tersebut untuk berantem sepulang sekolah nanti, salah seorang di antara mereka berdiri dan menanggapi serius “oke pulang sekolah di depan jalan sebelum keluar sekolah, tepat di bawah pohon bambu sambil jarinya menunjuk ke arahku dengan mata memerah”.

Setelah saya kembali masuk kelas, pikiran saya kalut dan menyalahkan diri sendiri kenapa saya bertindak begitu (emosi yang bekerja adalah bawah sadar) kemudian perasaan saya tak menentu dengan takut namun enggan meminta maaf. Akhirnya saya mengajak semua yang ada di dalam kelas untuk membantu dan alhasil tak ada yang berani membantu untuk berantem dengan kakak kelas sepulang sekolah nanti (^^”’ membantu tuh dalam kebaikan bos!!). Mati aku, pikiranku melayang di campuri rasa takut (begini nieh kalau orang otak kanan sering bertindak spontan sieh ^^”) dan menyesal telah berucap menantang mereka, namun apa boleh buat semuanya sudah terjadi dan harus saya hadapi.

Akhirnya jadwal pulang sekolahpun tiba, degap degup jantungku seakan bisa ku dengar dan di luar dugaan seorang kawan menepak punggungku dan berkata “bill ayo saya bantu ngadepin mereka”, seperti ada perasaan baru hingga akhirnya dia menjadi sahabatku sampai kini di hatiku pun sering merindukanya, sosok yang sederhana namun memiliki jati diri yang kuat, kala itu setahuku dia harus membiayai biaya sekolah sendiri karena hidup miskin dengan bekerja apapun yang bisa di lakukan (bayangkan saat itu masih SMP) memang kawan sejati itu hanya bisa di kenali saat kita dalam kondisi sulit dan terhimpit, dia datang menyiapkan bahu untuk kita bersandar, menelusurkan tangan untuk membantu, dan menghibur saat bersedih.

Kembali ke cerita !!, akhirnya kami berjalan berdua buat berantem ^^”, sungguh saat itu perasaan takut sedang menguasai diriku namun hanya karena ego sebagai laki-laki pikiranku mengendalikan diri tetap maju “sebagai laki-laki lebih baik kalah bonyok hari ini dari pada menyerah sebelum perang” plus di tambah penasaran dengan kemampuan berantem diri sendiri karena sering di sore hari ikut latihan silat tapak suci.

Akhir cerita kami berhadapan, ada belasan orang di depan kami yang saat ini sebentar lagi bisa-bisa menjadi lawan mengerikan dengan postur tubuh mereka yang jauh lebih besar di banding kami di tambah jumlah mereka yang sangat jauh dengan kami yang hanya berdua, ku tatap kawan di sampingku dan dia tampak tenang seperti tak ada masalah, lalu dia berucap “tenang aja bil !!”  gila nieh orang  di situasi kayak gini mana mungkin tenang ucapku dengan keras namun di dalam hati.. hehe 😛

akhirnya seorang dari mereka maju dan menawar, mau damai atau ribut ?

saya : .. hmm (mikir 10 detiklah waktu itu kira2) … Damai !

musuh : oke , beliin rokok buat kita-kita sebagai gantinya, gi mana ?

saya : .. nggak !! (emosi yang bekerja/pikiran bawah sadar)

akhirnya dia mendorong tubuhku dan saya balas mendorong, lalu kami dorong2an (hehe kapan berantemnya mas ? !)

beexxx tinjuanya mengena dadaku,

akhirnya ku ambil kuda-kuda (bukan kuda beneran sob .. ^^”), dan entah mengapa reflek pun bermain seperti saat sabung berlatih silat tapak suci, membabi buta tuh orang mukul dengan keras dan bisa ku curi menghantam mukanya (maaf ya kalau agak kasar),

dan mengucur darah dari mulutnya, akhirnya emosi sang musuh tambah jadi dengan tenaganya yang lebih besar dari tenagaku dia tambah membabi buta menghantamkan tinjuan demi tinjuan, di sinilah sangat terasa guna tekhnik menangkis dan bisa ku tepis setiap pukulanya saat itu hingga akhirnya kami di pisahkan oleh kakak kakak kelas yang awalnya saya kira mau ngerpyok, kok baik ya ?

Bukan gitu juga boss, saat itu ada anak muda jemput ponakanya di sekolah yang di mana saya kenal tuh orang muda, jadi kami di pisah sama temen2 sang musuh karena biar di kira nggak main keroyokan adegan berantem ini, saat dia lewat sambil nanya.. “ada apa bill ?”

nggak ada apa-apa mas jawabku kontan karena di kuasai emosi dan nalar tak main untuk mengambil kesempatan membebaskan diri dari mereka lewat nieh anak muda, setelah dia lewat dengan motornya dan kami mau berantem lagi akhirnya kawan-kawan sang musuh (kakak kelas) pun menghentikan lagi pertandingan duel ini karena ternyata kami di grebek warga sekolah .. Alhamudillah arti keselamatan bagiku ^^.

Sahabat yang baik, di era serba banyak kejahatan yang bukan hanya mengincar kita dari segi spiritual dan finansial namun ternyata seakan nyawa juga seperti tak berharga dengan banyaknya berita di chanel TV nasional mengumbar setiap hari ada saja berita penganiayaan dan pembunuhan (naudzubillah), padahal dalam sebuah riwayat ada keterangan yang pernah saya baca di sebuah kitab kuning bahwa orang yang berani membunuh atau menghilangkan nyawa orang lain dengan tiada sebab (jihad qital, tak sengaja.. ) maka ALLOH sangat sulit mengampuni dosanya dari pada menghilangkan bumi ini dari dunia.

 

Sebaiknya kita juga mempelajari skill bela diri, apalagi yang ngakunya aktivis dakwah tentu kebutuhan ini bukan hanya bersifat pribadi namun akan sangat berguna dalam perjalanan dakwahnya (dakwah itu apa sieh mas ? ngajak orang ibadah ^^), masih teringat 2 minggu yang lalu saat mau berkumpul di sebuah tempat untuk halaqoh (halaqoh itu apa mas ? mentoring atau ngaji bareng ^^) kami harus membantu seorang aktivis di baitul Muslim nanganin preman yang membawa dua orang kawanya juga sedang mengejar dan mau membacok seorang kader aktivis di baitul muslim(naudzubillah..), alhamdulillah bisa di tangani.

Tentang bela diri Inilah analisa saya yang mudah-mudahan berguna untuk menyesuaikan fisik, dan kegemaran anda dengan pilihan bela diri yang tepat :

Untuk anda yang memiliki fisik kuat bisa memilih bela diri Judo, Tarung Drajat (alhamdulillah saya juga bisa jadi anggota di sini walau berfisik agak lemah), & Kick-Boxing.

Untuk anda yang berfisik sedang bisa memilih Karate & taekwondo

Untuk anda yang suka silat bisa memilih Thifan (kungfu muslim)

Untuk anda wanita atau yang berfisik di bawah sedang bisa juga memilih : Taichi.

Sekali lagi keterangan pilihan bela diri dan ketepatan fisiknya di atas hanyalah analisa saya.

Baiklah Semoga bermanfaat, dan semangat MANFAAT !

Hiburan

Hiburan memiliki dua pengaruh, bisa baik dan ternyata bisa buruk juga. Baiklah kita urai pemikiran ini satu persatu :

Hiburan Berpengaruh Baik

Hiburan ini adalah haknya orang-orang yang memiliki aktifitas padat, di mana ia selalu berurusan dengan jadwal-jadwal yang menuntut prioritas. Dalam hal ini kita harus mengerti batas kemampuan diri, supaya terhindar dari stress yang berakibat tak baik pastinya, anda bisa bayangkan dalam kesibukan otak juga di paksa bekerja memikirkan masalah-masalah yang ada, seperti perusahaan dan organisasi yang anda berkecimpung di dalamnya, apalagi kalau sahabat berperan sebagai pemimpin yang jelas memilik amanat besar pastilah otak sering di paksa berpikir hingga lelah bisa saja datang karena porsir berpikir yang tak ada jedanya.

Ukuran menggunakan pikiran dalam memikirkan masalah atau apapun yang pemikiran ini cukup menguras energi bisa sahabat beri waktu 60 Menit atau setara 1 jam, dalam setiap 60 menit kita bisa mengambil waktu 5 menit untuk berdiam diri sejenak mengistirahatkan pikiran dan fisik yang telah di gunakan beraktifitas kurang lebih 55 menit. Sikap ini lebih efektif dan bisa melahirkan keproduktifitan diri dalam bekerja atau beraktifitas sehari-hari, dari pada anda memilih terus memaksa pikiran bekerja tanpa jeda istirahat tentulah hal ini sangat melelahkan, alih-alih bisa produktif justru terkena stress makin ribetlah urusanya ^^.

Mengisitirahatkan pikiran sejenak ini juga bagian hiburan merefresh diri dari bagian-bagian lainya seperti : Rekreasi, Kumpul bareng teman-teman, bercanda ria, menonton film lucu dan lain-lain ^^. Sekali lagi ini merupakan hiburan berpengaruh baik jika di lakukan oleh orang-orang sibuk yang memiliki jadwal begitu padar, pertanyaanya sekarang apakah jadwal kita beraktifitas padat ?, kalau belum berhati-hati dan silakan simak bagian selanjutnya yang membahas Hiburang berpengaruh negatif.

Hiburan Berpengaruh Negatif

Hiburan ini jelas-jelas tak baik, di kerjakan oleh pemuda pengangguran dan sering ketagihan, seperti : nongkrong nggak jelas di perempatan, yang bahaya terbawa pergaulan bebas. Akhirnya kenal rokok, minuman alkohol, bahkan free sex .. naudzubillah.

Hindarilah hiburan semacam itu, karena akan membawa susah di dunia dan akhirat ^^. Kita hidup di dunia ini kalau sedang tidak di sibukan dengan kebaikan artinya sedang di sibukan dengan keburukan, jadi bisa kita periksa, sebenarnya apa yang sedang kita lakukan ?

Semoga bermanfaat dan salam keajaiban.

Ia pergi bersama kereta yang menunggunya, mengajariku sabar dan tegar lalu mencontohkan kepadaku lambaianya pada kereta sebelumnya beruntut kebahagiaan.

Selamat jalan saudaraku, hidupmu baru bagai sejoli yang terbuai pesona hanya tersenyum padaku berkata “kau pun bisa”. Terima kasih sobat, uhibukum fillah.

Kepekaan

Perasaan memang bisa menjadi pusat kelemahan namun juga bisa menjadi porosnya kekuatan jika di tempatkan di posisi yang tepat, jarang orang memiliki kemampuan meletakan perasaan di tempat yang spesial maka bila kita mampu meranahkan potensi perasaan ini ke titik kekuatan sehingga akan menjadi kecerdasan emosional yang sangat penting dalam pergaulan.

Seperti saat sibuk berhati-hatilah mungkin kita lupa menyapa kawan yang berpapasan dengan kita, saat buru-buru dan saat emosi tidak stabil juga perlu di perhatikan karena kecerdasan diri kita tak cukup di asah hanya lewat intelektual. Membiasakan tampil ceria saat bertemu orang lain akan membawa pengaruh baik karena orang yang ceria sangat mudah di terima dalam pergaulan dan ingat rumus tersenyum ^^, buatlah senyum 2 senti ke kanan dan ke kiri dan tahan selama 7 jam .. hehe becanda, cukup tahan 5 detik ^^.

Sebenarnya saya masih ingin melanjutkan menulis tapi hari semakin sore dan setelah magrib akan silaturahmi ke teman yang menjadi pengantin baru ^^, baiklah cukup sampai di sini dan semoga bermanfaat.. aamiin

Kalau mau tahu sifat seseorang lihatlah temanya, karena memang dari pertemanan itu saling mempengaruhi untuk mendapat sinergi kebaikan atau keburukan, betulkan ?. Kalau kita terlanjur berada pada lingkungan pergaulan di sekolah atau kampus yang kurang baik maka kita juga tuntut memiliki komunitas yang membaikan kita di dalam atau di luar kampus/sekolah, baik itu komunitas bisnis ataupun komunitas yang memberikan kita spirit memaknai hidup seperti ta’lim atau mengaji karena memiliki guna mengecas kebaikan ke diri kita seperti penginstalan kesadaran diri sehingga kita mengerti pentingnya berkarya dan tujuan hidup sebenarnya.

Hati seperti bersandi, perhatikan para penggelut komunitas sederhananya seperti komunitas motor yang pasti di sana terdapati orang-orang yang menyukai motor, komunitas pecinta alam atau yang lainya pasti di sana terisi oleh orang-orang yang memiliki kesukaan yang sama. Inilah yang saya maksud dengan hati bersandi, maka tak heran jika hati bersandi karena mengerti tujuan hidup ini sebenarnya, akan anda temukan di pojok surau atau masjid sekumpulan orang sedang membaca alqur’an dan saling mengingatkan di beberapa hari sekali, bahkan ikatan mereka melebihi ikatan persaudaraan darah.

Mereka bukanlah malaikat, mereka pun manusia yang terkadang khilaf namun tanpa mereka bangsa ini benar-benar akan sangat terpuruk, mereka bersedia bangun malam menuju nuansa indahNya bercengkrama dengan Tuhan di antara jutaan manusia yang terlelap di nina bobokan malam, mereka bersedia berletih-letih memperbaiki negri tanpa gaji duniawi, mereka bersedia mengeluarkan rupiah untuk mendukung perjuangan kebangkitan bangsa (umat^^) walau untuk kehidupanya sendiri sering kesulitan, mereka tampak sering tersenyum walau sebenarnya penuh masalah, cahaya wajah mereka seakan memancar karena seringnya berwudhu. Ada beberapa kawan mereka yang menyerah dan gugur dalam proses namun merekalah yang kuat bertekad hidup berproses sepanjang hayat, memaknai hidup dengan mengharap kebaikan kasihNya.

Semoga kita termasuk seperti mereka yang kuat dalam proses menuju puncaknya kebaikan hingga selalu di tuntun olehNya.. aamiin

Hilang

Di malam yang indah ini ku syukuri akan bisanya tubuhku berakftifitas sambil semangat menerjang dunia maya,

Tadi pagi sebelum kuliah ku sempatkan melihat ke halaman belakang rumah, tersenyum melihat pekarangan belakang sedang di buat kandang ayam, memang investasi yang baik salah satunya adalah bisnis dan sebentar lagi diri ini akan membuka bisnis peternakan juga di samping mengurus isi ulang air minum mitra di sumber sari, Lampung Timur.Ketika kita melakukan action kongkrit inshALLOH akan terbuka jalan-jalan kebaikan yang selama ini sering di ragukan.. so hidup dengan action memang berkah.

Sebenarnya malam ini niat awal saya adalah ingin memosting puisi yang ku rangkai ketika berteduh saat kehujanan sore tadi, tapi puisi yang ku tulis di HP hilang, jadi postinganya di atas itu aja ya.. hehe lagi agak kesel karna puisinya lumayan keren ^^ (hehe versi saya ^^”) tapi it’s oke .. “menjadi pelajaran kalau nge-save yang bener !!. “